Jumat, 07 Agustus 2015

Baca Ayat Seribu Dinar Latin Arab Indonesia + Malay

Ayat seribu dinar adalah salah satu ayat didalam al quran, tepatnya surat At Talaq ayat 2 dan 3. Jika anda ingin membaca bacaan ayat seribu dinar silahkan baca dibawah ini, sudah admin sediakan untuk anda ayat seribu dinar dan terjemahan lengkap dalam berbagai format dan juga bahasa.
Entah siapa yang pertama kali menyebut surat At Talaq ini dengan sebutan ayat seribu dinar, karena tidak ada hadits shohih yang menjelaskan. Serta ada yang mengamalkannya dengan membacanya 1000 kali setiap awal bulan Hijriyah. Apakah benar dalam islam ada perintah demikian? Baca diakhir.

kaligrafi dan ayat seribu dinar
gambar ayat seribu dinar

Ayat Seribu Dinar

Ayat Seribu Dinar Arab
...وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا ﴿٢﴾  وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ ۚ وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ ۚ إِنَّ اللَّهَ بَالِغُ أَمْرِهِ ۚ قَدْ جَعَلَ اللَّهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا ﴿٣﴾ 

Ayat Seribu Dinar Latin - Ayat Seribu Dinar Rumi

"Wa man yattaqillaaha yaj'al lahuu makhrojan (2) Wa yarzuqhu min haitsu laa yahtasibu,Wa man yatawakkal'alallaahi fahuwa hasbuhuu,Innallaaha baalighu amrihii,Qad ja'alallaahu likulli syai in qadran(3)"  (QS.ATH-THALAQ: 2-3)

Terjemah Ayat Seribu Dinar

“....Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)-Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.” (QS. Ath Tholaq: 2-3)

Ayat Seribu Dinar Bahasa Melayu
... dan sesiapa yang bertaqwa kepada Allah (dengan mengerjakan suruhanNya dan meninggalkan laranganNya), nescaya Allah akan mengadakan baginya jalan keluar (dari segala perkara yang menyusahkannya) (2)
(3) Serta memberinya rezeki dari jalan yang tidak terlintas di hatinya. Dan (Ingatlah), sesiapa berserah diri bulat-bulat kepada Allah, maka Allah cukuplah baginya (untuk menolong dan menyelamatkannya). Sesungguhnya Allah tetap melakukan segala perkara yang dikehendakiNya. Allah telahpun menentukan kadar dan masa bagi berlakunya tiap-tiap sesuatu.


English Translation
“...And for those who fear Allah, He (ever) prepares a way out (2) And He provides for him from (sources) he never could imagine. And if any one puts his trust in Allah, sufficient is (Allah) for him. For Allah will surely accomplish his purpose: verily, for all things has Allah appointed a due proportion (3).


 Tafsir Ayat Seribu Dinar (Al Jalalain)
 فَإِذَا بَلَغْنَ أَجَلَهُنَّ فَأَمْسِكُوهُنَّ بِمَعْرُوفٍ أَوْ فَارِقُوهُنَّ بِمَعْرُوفٍ وَأَشْهِدُوا ذَوَيْ عَدْلٍ مِّنكُمْ وَأَقِيمُوا الشَّهَادَةَ لِلَّهِ ۚ ذَٰلِكُمْ يُوعَظُ بِهِ مَن كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۚ وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا

(Apabila mereka telah mendekati akhir idahnya) atau masa idah mereka hampir habis (maka tahanlah mereka)seumpamanya kalian rujuk dengan mereka (dengan baik) artinya tidak memudaratkan kepada mereka (atau lepaskanlah mereka dengan baik) biarkanlah mereka menyelesaikan idahnya dan janganlah kamu menjatuhkan kemudaratan terhadap mereka melalui rujuk (dan persaksikanlah dengan dua orang saksi yang adil di antara kalian) dalam masalah rujuk atau talak ini (dan hendaklah kalian tegakkan kesaksian itu karena Allah) bukan karena demi rang yang dipersaksikan atau bukan karena demi rujuk atau talaknya. (Demikianlah diberi pengajaran dengan itu orang yang beriman kepada Allah dan hari akhirat. Barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar) dari malapetaka di dunia dan di akhirat.

وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ ۚ وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ ۚ إِنَّ اللَّهَ بَالِغُ أَمْرِهِ ۚ قَدْ جَعَلَ اللَّهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا
(Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya) dari arah yang belum pernah terbisik dalam kalbunya. (Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah) dalam semua perkaranya (niscaya Allah akan memberi kecukupan) akan mencukupinya. (Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan-Nya) tentang apa yang dikehendaki-Nya. Menurut suatu qiraat dibaca baalighu amrihi yakni dengan dimudhafkan. (Sesungguhnya Allah telah menjadikan bagi setiap sesuatu) seperti hidup penuh dengan kecukupan, dan hidup sengsara (ketentuan) atau waktu-waktu yang ditentukan.
Sumber: Software "Ayat"


Ayat Seribu Dinar dan Maksudnya | Keistimewaan Ayat Seribu Dinar

Sebagian orang menjadikan ayat ini sebagai alat untuk mendapat pesugihan atau cepat kaya. Apakah ayat ini memiliki keistimewaan?
Jika kita perhatikan, didalam ayat tersebut tidak disebutkan bahwa barangsiapa yang membacanya seribu (1000) kali, maka akan mendapatkan pesugihan, cepat banyak uang atau kaya atau mendapatkan kelapangan rezeki. Apalagi tidak tersurat akan mendapatkan 1000 dinar.
Namun ada yang mengamalkan ayat tersebut seperti ini:
1- Bacalah surat Al-Fatihah pada malam pertama setiap bulan kalender Hijriyah sebanyak 1000 kali dan membaca surat Al Maidah ayat 114. Lalu baca ayat 1000 dinar yang disebut di atas sebanyak 21 kali. Kemudian dilanjutkan dengan membaca asma Allah.
2- Lalu setiap harinya dilanjutkan dengan membaca ayat 1000 dinar yaitu surat Ath Thalaq ayat 2-3 sebanyak 1000 kali dalam sehari. Seperti diwasiatkan untuk dibaca rutin.

Hal-Hal yang Keliru tentang Ayat Seribu Dinar

Ada beberapa hal yang keliru tentang ayat ini yang admin ambil poin-poinnya dari situs Rumaysho.Com, yaitu:
1. Menamakan suatu ayat tanpa dalil atau petunjuk
2. Menetapkan waktu pembacaan tanpa ada dalil dan perintah atau contoh dari Rasululloh SAW
3. Menentukan jumlah bilangan yang harus dibaca yang juga tanpa ada dalilnya. Rasululloh mencontohkan umatnya untuk berdzikir paling banyak 100x, tidak ada yang 1000x.
4. Menjadikan ayat Ath Thalaq (ayat 1000 dinar) sebagai jimat yang dipajang agar rezeki menjadi lancar.
Hal di atas tidak lepas dari menjadikan ayat Al Quran sebagai jimat. Sebagian ulama memang ada yang membolehkannya. Namun pendapat yang tepat adalah tidak bolehnya. diantara alasan-alasannya yaitu:
  • Untuk menutup jalan agar tidak terjerumus dalam kesyirikan yang lebih parah.
  • Berdalil dengan dalil-dalil umum yang melarang jimat.
  • Jimat dari Al Qur’an bisa membuat Al Qur’an itu dilecehkan, bisa jadi pula dibawa masuk ke kamar mandi, atau terkena kotoran (najis).
  • Agar tidak membuat sebagian dukun yang sengaja menuliskan ayat-ayat Al Qur’an lantas menaruh di bawahnya mantera-mantera syirik.
  • Seseorang akan tidak perhatian lagi pada Al Qur’an dan do’a karena hanya bergantung pada ayat Al Qur’an yang dipajang atau dikenakan. (Lihat Rasail fil ‘Aqidah, hal. 441 dan Syarh Kitab Tauhid, hal. 61).
Itulah beberapa poin penting tentang ayat seribu dinar ini yang harus anda ketahui, intinya adalah:
  • Tidak ada satupun dalil yang menyebutkan bahwa doa ayat seribu dinar dapat dengan pasti mengabulkan apa yang menjadi harapan anda membaca ayat tersebut. Walaupun isinya atau arti dari ayat ini memang sangat istimewa, tetapi tidak menjadikannya lebih hebat dari ayat al quran lainnya karena seluruh ayat didalam al quran adalah keajaiban dan mukzizat. Dan tentu saja karena dikabulkannya do'a kita itu bukan tergantung pada apa yang kita baca, namun pada kesungguhan dan keyakinan Alloh SWT akan mengabulkan do'a kita dan faktor-faktor lainnya.
  • Tidak ada satupun dalil atau hadits yang menyebutkan Nabi Muhammad SAW mencontohkan kita untuk membaca ayat ini 1000 kali pada setiap awal bulan hijriyah. Sedangkan didalam hal ibadah, harus ada dalil yang memerintahkannya atau mencontohkannya. Jika tidak, maka ibadah itu ditolak.
  • Ayat ini tidak dapat menjadi jimat. Sebagaimana barang (apapun) lainnya, ayat ini tidak dapat dijadikan alat/perantara yang menjadikan kita kaya. Karena yang menjadikan kita kaya hanya Alloh SWT. Jangan percaya pada suatu benda dapat mengabulkan sesuatu, atau kita dapat masuk kepada hal syirik. Na'udzubillah.
Itulah ayat seribu dinar atau ayat 1000 dinar dengan berbagai format bahasa untuk anda, semoga bermanfaat. Please share.
Posted by Farid Kamal Ansori
Surat Yasin Updated at: 13.58